Agustus 1, 2009
RENUNGAN RAMADHAN

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS Al-Baqarah 183)
Ahlan Wa Sahlan Yaa Ramadhan…….
Tak terasa Ramadhan telah sampai di depan pelupuk mata. Kini bulan itu akan segera datang menghampiri kita. Ramadhan adalah bulan istimewa yang selalu dinanti dan dirindukan bagi pencari kenikmatan ibadah, bagi pemburu manisnya ketaatan dan bagi yang cinta akan kepuasan ruhani. Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan dengan membawa sejuta keutamaan dan pesona. Bulan dimana Allah SWT membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu neraka. Bulan dimana Allah SWT memperkenankan doa-doa hamba-Nya, nafas kita menjadi tasbih, tidur kita menjadi ibadah, pahala dilipat gandakan, amal kita diterima dan do’a kita di ijabah.
Saudaraku tercinta,
Rasulullah SAW pun berbahagia dan biasa menyampaikan kabar gembira tentang kedatangan bulan Ramadhan kepada para sahabatnya. Abu Hurairah menuturkannya kepada kita “Rasulullah SAW biasa menyampaikan kabar gembira dengan kedatangan bulan Ramadhan. Beliau bersabda “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan nan penuh berkah, Allah mewajibkan shaum di bulan ini atas kamu. Pada bulan-bulan ini pintu jannah dibuka, pintu neraka ditutup dan setan di belenggu. Di bulan ini ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tidak mendapat kebaikan di bulan ini niscaya tidak ada kebaikan baginya.”
Sebagai insan yang lemah yang penuh dengan kesalahan dan dosa, tibanya bulan ramadhan merupakan momentum yang paling tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, merupakan kesempatan yang besar bagi kita untuk menghapus berbagai kesalahan, koreksi dan membenahi diri. Mari mempersiapkan diri kita guna meraih sebanyak-banyaknya berkah dan kebaikan di bulan suci ini. Sembari tiada henti memanjatkan doa, merintih, memohon kepada Allah agar diberi kekuatan untuk menjalani bulan kesabaran ini dengan baik.
Saudaraku seiman,.
Sungguh merugi diri ini jika Ramadhan berlalu tanpa memperoleh ampunan-Nya. Maka jangan sia-siakan kesempatan ini, jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa makna dan jangan biarkan ibadah puasa kita berlalu tanpa bekas. Target yang ingin kita capai adalah mendapatkan nilai-nilai keistimewaan dari bulan Ramadhan itu sendiri sebagai titik awal untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Persiapkan diri sebaik-baiknya. Tuntutlah ilmu yang berkaitan dengan shaum agar dapat melaksanakan ibadah di bulan ini sesuai dengan tuntunan sunnah nabi SAW. Ramadhan adalah tamu istimewa yang senantiasa di tunggu oleh kaum muslimin karena di dalamnya banyak sekali keutamaan di bandingkan dengan bulan-bulan lainnya.
“Barangsiapa mengerjakan puasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah niscaya akan diampuni dosanya yang telah lalu ” (HR. Muttafaqun ‘Alaihi)
Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan dan Allah SWT mengistimewakan bulan Ramadhan dengan berbagai macam keistimewaan. Apa sajakah keistimewaan dan keutamaan bulan Ramadhan?
Bulan Ramadhan merupakan bulan Al-Quran karena Allah SWT menurunkan Al-Quran pada malam lailatul qadar. Pada bulan ini Allah SWT menutup pintu neraka dan membuka lebar pintu surga sebagai isyarat maha luasnya rahmat Allah SWT sebagaimana sabda Rasulullah SAW “Dan (pada bulan ini) akan di tutup pintu-pintu Naar dan tidak ada satupun yang terbuka. Dan di buka pintu-pintu Jannah, tidak ada satupun yang ditutup.”(HR. At-Tirmidzi)
Salah satu keberkahan bulan ini adalah dibelenggunya setan-setan sehingga mereka tidak bisa leluasa mengganggu dan memperdayai bani adam. Rasulullah SAW bersabda “Di malam pertama bulan Ramadhan dibelenggulah setan-setan dan jin-jin yang durhaka.” (HR. At-Tirmidzi)
Allah dan Rasul-Nya memberikan targhib (spirit) dan mewajibkan untuk melakukan puasa Ramadhan dengan menjelaskan keutamaan serta tingginya kedudukan puasa. Puasa Ramadhan merupakan salah satu dari kewajiban puasa yang ditetapkan syariat yang ditujukan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan berpuasa akan mendapatkan pahala yang besar dan keutamaan yang agung. Disinilah letak pentingnya bagi kita untuk membuka tabir rahasia puasa sebagai salah satu bagian terpenting dari ibadah Ramadhan
Puasa laksana perisai yang dapat membentengi diri dari perbuatan keji, makar dan tipu daya setan yang berusaha mengganggu dan menjerumuskan manusia ke dalam lembah kehinaan. Dengan berpuasa dapat memasukkan pelakunya ke dalam surga sekaligus puasa merupakan kaffarah (penebus) segala dosa karena setiap bani adam tidak pernah luput dari dosa dan kesalahan dan salah satu amalan yang dapat menghapus kesalahan adalah puasa. Rasulullah bersabda “Kesalahan seseorang atas keluarganya, hartanya, dirinya, anaknya da tetangganya dapat dihapus dengan ibadah shaum (puasa), shalat, sedekah dan amar ma’ruf nahi mungkar.”(HR. Muttafaqun Alaihi).
Keutamaan puasa Ramadhan tidak hanya berhenti sampai di situ. Masih banyak sekali keutamaan puasa dan bulan Ramadhan yang tidak dapat kita ulas secara detail di sini. Penasaran??? Ingin tahu bagaimana tuntunan Rasulullah SAW dalam menjalankan ibadah puasa, ingin tahu pula sunnah terkait puasa Ramadhan, dan bagaimana kiat melalui bulan ramadhan dengan sukses?
Saudaraku muslim, melanjutkan kajian sebelumnya….
Rasulullah SAW merupakan sosok tauladan bagi kaum muslimin sebagaimana dalam firman Allah SWT “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”. (QS Al-Ahzab:21).
Pun ketika bulan Ramadhan banyak sekali tuntunan Rasulullah terkait dengan bulan Ramadhan terutama ketika menjalankan ibadah puasa.
Bila esok telah dipastikan sebagai hari pertama maka kita wajib meniatkan puasa pada malam harinya berdasarkan sabda Rasulullah SAW “Barangsiapa tidak berniat shaum sebelum Fajar maka tidak ada shaum baginya.” Makan sahurpun merupakan syiar ibadah shaum muslimin yang membedakan dengan ahli kitab. Rasulullah SAW berpesan kepada umatnya agar tidak meninggalkan makan sahur karena di dalam sahur banyak sekali keutamaannya.
Dalam Ramadhan terdapat ibadah-ibadah sunnah yang sangat dianjurkan karena sangat bernilai di hadapan Allah SWT adapun ibadah tersebut diantaranya Shalat tarawih (qiyamul lail). Shalat malam adalah ibadah yang senantiasa dikerjakan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat beliau. Sehingga Aisyah radhiallahuAnha berkata ”Janganlah tinggalkan shalat malam, sebab Rasulullah tidak pernah meninggalkannya. Kendatipun sakit atau sedang lesu, beliau tetap mengerjakannya dengan duduk.” Rasulullah SAW adalah orang yang sangat dermawan dan kedermawanan beliau semakin bertambah pada bulan Ramadhan. Kebaikan-kebaikan yang beliau lakukan pada bulan itu melebihi angin yang berhembus. Banyak sekali manfaat dan keutamaaan dizikir dan doa, khususnya di bulan ramadhan karena setiap doa kaum muslimin akan dikabulkan Allah SWT dalam bulan Ramadhan, dengan syarat ia harus memenuhi syarat-syarat terkabulnya doa. Perbanyaklah doa dan istighfar khususnya di pada waktu yang mustajab terkabulnya doa.
Ramadhan hanya sebulan dalam setahun pergunakanlah sebaik-baiknya kesempatan emas ini dengan memperbanyak amalan akhirat dan mengisi waktu dengan hal-hal yang positif. Hindarilah perbuatan yang merugikan diri dan manfaatkan waktu sebaik-baiknya agar waktu tidak berlalu sia-sia tanpa memperoleh pahala. Kita juga perlu mengetahui perkara yang dibolehkan dan yang dilarang terkait di bulan Ramadhan agar ibadah puasa di bulan Ramadhan bernilai di sisi Allah SWT.
Saudaraku muslim renungilah..
Ramadhan sebentar lagi akan sampai di hadapan kita. Begitu banyak keistimewaan dan keutamaan bulan Ramadhan. Allah SWT menjanjikan pahala yang besar bagi kita yang senantiasa memanfaatkan, mengisi dan menghiasi bulan Ramadhan ini dengan ibadah dan amal sholeh.
Sungguh merugi diri ini, jikalau Ramadhan berlalu tanpa memperoleh ampunan. Suatu saat malaikat Jibril datang menemui Rasulullah SAW dan berkata kepada beliau “Barangsiapa mendapati bulan ramadhan namun tidak memperoleh ampunan sehingga masuk neraka maka semoga Allah SWT menjauhkan dirinya!” kemudian Rasulullah mengamininya.
Wahai saudaraku, jangan lewatkan kesempatan emas yang sangat bergharga ini, jangan biarkan bulan Ramadhan berlalu tanpa bekas dan persiapkan diri sebaik-baiknya menyambut bulan suci. Maghfirah (ampunan) Illahi siap menyambut hamba yang bersungguh-sungguh mengejarnya. Semua insan pasti pernah melakukan dosa dan kesalahan dan sebaik orang-orang yang bersalah adalah bertaubat. Betapa ruginya kita jika bulan Ramadhan berlalu tanpa secuil kebaikanpun yang kita peroleh.
Betapa meruginya bila kita hanya memperoleh lapar dan dahaga dari ibadah shaum yang kita lakukan. Pada hakekatnya puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja akan tetapi menjaga ibadah puasa kita dari perkara-perkara yang merusak nilai puasa dan membuatnya sia-sia.
Seorang muslim sudah sepantasnya ingin meraih manisnya ketaatan ibadah bukan hanya selama Ramadhan akan tetapi juga ketika meninggalkan Ramadhan sehingga diharapkan setelah Ramadhan berlalu, menjadikan kita seorang pribadi muslim yang semakin meningkat kadar keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Oleh karena itu akhi muslim kita harus senantiasa thalabul ilmi terkait segala sesuatu di bulan Ramadhan, mulai dari persiapan menyambut Bulan Ramadhan yang agung, ibadah, amalan dan sunnah yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW, perkara pembatal puasa dan perkara yang boleh dilakukan selama bulan Ramadhan, seputar iktikaf, lailatul qadar dan penempatan waktunya serta masih banyak lagi agar kita dapat meraih kemuliaan Ramadhan. Semuanya dibahas secara tegas, lugas, lengkap, terperinci, mudah dipahami dan sesuai dengan petunjuk Allah SWT dan Rasul-Nya.
Barangsiapa menjadi lebih baik daripada sebelumnya maka itu merupakan buah kesuksesan di bulan ramadhan dan barangsiapa yang tidak mendapat kebaikan pada bulan itu, niscaya sangat merugi. Tunggu Apa lagi persiapkan segala sesuatunya mulai dari sekarang saudaraku.
Dikutip dari :
Judul buku : “Renungan Ramadhan”
Pengarang : Abu Ihsan Al Atsari
Penerbit : Pustaka At-tibyan
Juli 30, 2009
Mantan Kyai NU Menggugat Shalawat Syirik dan Dzikir Syirik
Harga: Rp 40.000,-
Pengarang: KH. Mahrus Ali
Penerbit: LAA TASYUK! PRESS
Deskripsi:
Bedah azimat, mungkin itu kalimat yang pasti dilontarkan untuk buku yang satu ini. Bagaimana tidak, sejak awal, pembaca akan disuguhi beragam azimat yang sering digunakan oleh beberapa kalangan umat Islam di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, azimat-azimat tadi langsung digali dari sumber utamanya seperti kitab Syamsyul Maarif dan Al Aufaq. Wow, kitab berbahasa arab? Ya, mungkin sebelumnya, yang terbayang di benak kita, azimat adalah sesuatu yang melekat pada dukun atau paranormal yang jauh dari air wudlu, dan shalat. Namun pandangan tersebut tidak seluruhnya benar. Ternyata, azimat pun tak jarang digunakan oleh mereka yang dekat dengan shalat, bahkan berpenampilan agamis dengan sorban maupun songkok. Lebih parah lagi, barang haram ini (tidak cuma narkoba), lekat dengan mereka yang ditokohkan dalam agama. Tentu realitas ini menyihir banyak kaum awam ataupun santri yang begitu taat, sendiko dawuh, dengan orang yang ditokohkan. Dalih bahwa azimatnya diambil dari Al Quran, berbahasa Arab, ditulis dengan doa-doa dan dzikir yang berbahasa Arab, diperoleh dengan lelaku puasa, shalat malam dan sebagainya mungkin bisa juga dijadikan pembclaan. Namun itu semua hanyalah dalih yang tak ada dasarnya dari Al Quran dan Hadits Nabi Muhammad shallahu’alihi wasalam. Pun penggunaan jimat tersebut tak pernah dipraktekkan oleh generasi umat Islam pertama, generasi terbaik. Kalau seandainya perbuatan tersebut baik, pastilah mereka yang pertama kali mempraktekkannya. Azimat berbau arab inilah yang dikupas dan dibedah dalam buku ini. Semua azimat tadi syirik, bertentangan dengan akidah yang lurus, atau minimalnya mengarah kepada hal-hal yang berbau syirik. Penulis mencoba mementahkan dan mengungkapkan kekeliruan isi azimat dan penggunaannya dengan mengetengahkan dalil-dalil dari Al Quran dan Hadits. Buku ini tak melulu berisi bongkar-bongkaran azimat saja, tapi juga mengangkat kisah-kisah nyata seputar azimat, para kiai dan para pengguna azimat yang pernah diketahui atau didengar oleh penulis. Kisah-kisah yang boleh jadi akan membangkitkan keheranan, senyuman atau kernyitan di dahi pembaca. Tentu saja, tidak semua kiai identik dengan azimat, bahkan ada kiai yang tak suka azimat. Semoga saja kiai yang tidak suka dengan azimat dan rajah begini jumlahnya semakin banyak di Indonesia. Buku ini ditulis dengan gaya yang cukup meledak-ledak sehingga bisa mengenyahkan rasa jemu dalam membaca. Sudahlah, silakan buktikan sendiri saja. (Azka)
Juli 30, 2009
Mengantar Ortu ke Surga
Pengarang : Dr. Muhammad Fahd Ats-Tsuwaini
Harga : Rp. 15,000,-
Penerbit: Daar AnNaba
Deskripsi :
Masih ingatkah kita dengan sebuah kisah di masa Rasulullah r sebagaimana yang diceritakan oleh ummul mukminin Aisyah r.a bahwasanya beliau berkata“Ada seorang wanita yang masuk menemuiku dengan membawa dua orang anak perempuan untuk meminta-minta, tetapi aku tidak mempunyai apa-apa kecuali hanya satu butir kurma. Lalu aku memberikan kurma itu kepadanya. Selanjutnya, wanita itu membagi satu butir kurma itu untuk kedua anak perempuannya sedang dia sendiri tidak ikut memakannya. Lantas, wanita itu bangkit dan keluar. Kemudian Nabi r datang kepada kami, maka aku ceritakan peristiwa itu kepada beliau, maka beliau pun bersabda, ‘Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, lalu dia mengasuhnya dengan baik, maka anak-anak perempuan itu akan menjadi tirai pemisah dari api Neraka (baginya).” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]
Karenanya, sudah sepatutunya setiap orang tua berusaha sekuat tenaga, untuk menjadikan anak-anak mereka menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah. Anak-anak yang akan senantiasa mendoakan mereka kapan pun dan di manapun berada. Anak lelaki yang mampu menjadi qawwam (pemimpin) bagi keluarganya, dan tetap berbakti kepada orang tuanya, serta anak perempuan yang menjadi istri dan ibu yang shalihah, yang mampu mengantarkan anak-anaknya menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah pula. Karena mereka semua akan mengantarkan kedua orang tuanya ke dalam Jannah-Nya Allah swt insya Allah.
Buku yang ada di hadapan para pembaca sekarang ini akan menjelaskan kepada Anda kiat-kiat mulia bagi setiap orang tua untuk sukses mendidik anak-anak mereka di dunia dan akhirat. Di dunia mereka akan menjadi kedua orang yang amat dicintai oleh anak-anak mereka dan di akhirat mereka akan mengantarkan keduanya ke dalam Jannah-Nya Allah swt insya Allah. Selamat membaca!
Juli 30, 2009
Sandiwara Langit

Harga: Rp 28.000,00
Pengarang: Abu Umar Basyir
Penerbit: SHOFA MEDIA PUBLIKA
Deskripsi:
Buku ini memuat salah satu kisah nyata perjalanan hidup anak Adam yang sungguh mengharukan, tapi juga membanggakan. Cerita ini adalah sebuah kisah nyata yang mengungkap keagungan cinta kasih dua anak manusia yang beraroma Surga, berbalut cinta pada Sang Pencipta. Cerita ini disusun dengan tujuan, agar kita semua bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari cerita tersebut. Karena banyak niiai perjuangan yang sangat perlu kita tiru. Wujud perjuangan yang sudah begitu jarang muncul dalam kehidupan umat manusia. Termasuk dalam kehidupan kebanyakan kaum muslimin, pada masa sekarang ini. Bagaimana kisah selengkapnya? Simak buku ini, dan jadilah pemetik hikmah di dalamnya!
Juli 30, 2009
The Real Truth, Meruntuhkan Pilar-pilar Iman Kristiani
Harga: Rp 65.000,-
Pengarang: Ahmed Deedat
Penerbit: KAHFI PUBLISHER
Deskripsi:
Sepak terjang umat Kristen di Indonesia memang sangat mengkhawatirkan, tercatat begitu banyak wilayah geografis di Indonesia yang sebelumnya mayoritas Islam, berubah menjadi basis-basis Kristen. Ada apa dengan umat Islam? Benarkah umat Islam senantiasa terdiam menghadapi berbagai fenomena ini? Nah, untuk menangkis serangan virus Kristenisasi di Indonesia diperlukan wawasan luas berkenaan dengan konsep iman kristiani. Untuk itulah almarhum Dr. Ahmad Deedat menulis buku ini, didalamnya beliau merangkum sekian metode yang dapat dijadikan pegangan untuk mematahkan sendi-sendi Iman Kristiani, sehinggataktersisasedikitpunbagi mereka untuk membantah. Insya Allah jika Allah berkehendak kita pun dapat mengajak mereka kembali ke pangkuan Islam. Harapan kami, semoga buku ini menjadi salah satu bekal terbaik setelah AI-Qur’an dan As,-Sunnah, dalam menghadapi makar kaum salibis dan untuk mendakwahi mereka. Anda yang belum begitu kenal kenal dengan penulisnya saya cuplikan sedikit biografinya : Ahmed Hoosen Deedat yang lebih dikenal dengan nama Ahmed Deedat telah menjadi legenda dalam dunia Kristologi. Sebagai seorang dai dan pejuang muslim sekaligus kristolog terkemuka dunia, beliau telah mengislamkan ribuan orang yang sebelumnya tersesat dalam gelapnya dunia Kristen. Tokoh yang lahir pada tahun 1918 di daerah Surat, India dan berimigrasi ke Afrika Selatan pada tahun 1926 ini pun, menjadi tokoh yang begitu disegani baik di dunia Islam maupun oleh tokoh-tokoh Kristen Internasional, baik yang suka maupun yang membencinya. Mereka begitu heran akan ketajaman logika Ahmad Deedat dalam menangkap pesan-pesan ajaran Islam dan Kristen. Bahkan, beliau jauh melampaui kemampuan para pendeta Kristen kelas dunia dalam memahami hakikat ajaran Kristen. Selamat Menyimak!
Juli 30, 2009
Al-Quran Terjemah Perkata Syamil Type Hijaz
Harga: Rp 150.000,-
Pengarang: Kalamullah
Penerbit: AL-QURAN
Deskripsi:
Sebagai Leader Al-Quran terjemahan Indonesia dengan menggunakan kertas kuning(mirip alquran import) Syamil penuh inovasi untuk membuat Al-Quran lebih diterima dan dipahami disemua kalangan di Indonesia. Khusus untuk Al-Quran Syamil Terjemahan Per Kata ini bisa sangat mempermudah kita untuk memahami Al-Qur’an kata-perkata. Sebenarnya Quran ini sudah diedarkan pertama kali pada Pesta Buku Jakarta Juni 2008. Baru disebar keseluruh Indonesia Bulan Juli ini. Kelebihan lain dari kitab ini adalah kalau penerbit lain terjemahan perkata bisa beberapa buku maka Syamil cukup satu kitab saja.
Juli 30, 2009
Jangan Bikin Rasul shalallahu alaihi wa salam Marah
Harga: Rp 30.000,-
Pengarang: Muhammad al-Mujahid
Penerbit: AQWAM
Deskripsi:
Banyak orang mengenal Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam hanya sebagai pribadi yang lemah-lembut dan tidak pernah marah. Alasannya, Islam adalah agama rahmat yang hanya mengenal senyum tanpa pernah mengenal marah, hanya mengajarkan kabar gembira, dan tidak pernah membei ancaman. Memang, menurut kesaksian Aisyah, beliau tida pernah marah ketika disakiti oleh seseorang. Bahkan tida jarang beliau mendoakan kebaikan terhadap orang yang menyakitinya. Tetapi beliau diutus sebagai basyiran (pemberi kabar gembira sekaligus nadziran (pemberi ancaman). Oleh karena iti adakalanya dalam menjalankan misi tersebut, selain tersenyum, beliau juga pernah marah. Tentu, marah beliau ada alasan dan penyebabnya. Itu pun beliau lakukan sebagai media pembelajaran bagi para shahabat. Buku yang berada di tangan Anda ini akan merekonstruksi ulang semua peristiwa yang menyebabkan Rasulullah marah Dengan disertakan penyebabnya, diharapkan kita dapat mencegah jangan sampai beliau marah kepada kita. And akan dapat memetik mutiara hikmah dari tiap akhir kisahnya. Jadi, waspadalah. Jangan-jangan apa yang kita lakuka selama ini bisa membuat beliau marah!
Juli 30, 2009
Buku Pintar Wanita Salihah
Harga: Rp 20.000,-
Pengarang: Dr. Aimanah Husaini
Penerbit: ABYAN
Deskripsi:
Wanita, selain sebagai istri bagi suami tercinta, ia juga sebagai ibu bagi anak-anaknya tersayang, dan ibu rumah tangga bagi keluarganya. Peran-peran tersebut menjadi ringan dan mudah dijalani jika para wanita mengetahui cara-cara menyeimbangkan ketiganya. Tentunya, para wanita juga perlu memperhatikan dirinya sebagai individu. Buku ini membahas tentang ide-ide yang baik untuk para wanita. Ide-ide yang mengajak untuk selalu berpegang teguh pada agama. Ada beberapa nasihat yang sangat dibutuhkan kaum hawa untuk menjadi wanita salihah. Dibahas pula tentang virus-virus kehidupan berumah tangga, bagaimana menjadi istri yang disayang suami, bagaimana menyelesaikan masalah, bagaimana merengkuh hati anak, serta nasihat dan tips-tips bagi wanita dalam menjaga kesehatan dan kecantikannya. Tak lupa pula, ada tips-tips menarik bagi kehidupan wanita di dapur. Semuanya dikemas dalam sajian yang ringan dan praktis untuk melangsungkan kehidupan berumah tangga yang bahagia dengan penuh cinta, kasih sayang, dan romantika keluarga. Wanita salihah, tentu memiliki dan membaca Buku Pintar Wanita Salihah.
Juli 30, 2009
Agar Doamu di Kabulkan
Harga: Rp 20.000,-
Pengarang: Abu Khansa al-Luwuky
Penerbit: MIRQOT
Deskripsi:
”Sering saya berdoa kepada Allah, tetapi kenapa tidak dikabulkan?” Itulah ucapan putus asa yang sering kita dengar. Tapi Banyak hal yang mesti kita luruskan. Kalu ingin doa kita menjadi doa yang makbul. Doa , merupakan senjata kita dalam menjalani manisn pahitnya kehidupan, Buku ini membantu kamu mewujukan cita-cita dengan doa. Memuat syarat-syarat terkabulnya doa, waktu-waktu istijabah permohonan doa. Juga memuat kisah-kisah nyata soal orang yang dikabuklan doanya, Semoga kamu termotivasi.agar doamu dikabulkan











